This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 15 Mei 2012

Usaha Ekonomi Produktif (UEP)

Karang Taruna tidak melupakan tanggung jawabnya bahwa kelak mereka harus produktif secara ekonomi untuk mendukung kehidupannya. Kegiatan ekonomi produktif yang dilaksanakan oleh Karang Taruna umumnya bertujuan untuk membuka peluang kerja bagi anggotanya sehingga kegiatan tersebut menjadi cikal bakal terbukanya kesempatan bekerja yang lebih luas.

Salah satu bentuk Usaha Ekonomi Produktif yang sering dijalankan adalah program KUBE (Kelompok Usaha Bersama). Program ini dijalankan secara berkelompok dengan beranggotakan 10 sampai 20 orang per kelompok. Tujuan umum dari penyelenggaraan UEP atau KUBE adalah:
1.    Meningkatkan kualitas hidup PMKS.
2.    Meningkatkan peran dalam proses industrialisasi, percepatan pengalihan teknologi, dan peningkatan kualitas SDM yang disertai penguatan kelembagaan.
3.    Meningkatkan peran masyarakat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, serta peningkatan pendapatan pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
4.    Meningkatkan keberdayaan dan kualitas masyarakat pedesaan, sebagai salah satu modal sosial berupa jaringan kerjasama untuk memperkuat posisi tawar.
5.    Peningkatan dukungan bagi pembentukan dan pengembangan Kluster Industri berbasis teknologi serta peningkatan dukungan bagi penerapan Teknologi Tepat Guna.
6.    Program pengembangan komoditi unggulan daerah.

Usaha ekonomi produktif (UEP) ini biasanya disesuaikan dengan potensi lingkungan dan keterampilan yang dimiliki oleh pengurus atau anggotanya. Wilayah dengan potensi pertanian seperti Jawa dan Sumatera menunjukkan adanya korelasi dengan kegiatan ekonomi produktif yang ditekuni oleh Karang Taruna melalui budidaya tanaman pangan atau palawija.

Wilayah perkotaan menunjukkan kecenderungan usaha Karang Taruna di bidang jasa, dan daerah dengan hasil alam spesifik seperti rotan di Kalimantan mendorong Karang Taruna menekuni usaha kerajinan rotan. Meskipun antar daerah tetap memiliki keragaman jenis usaha, secara umum bidang-bidang kegiatan UEP yang dijalankan oleh Karang Taruna dapat antara lain:
1.    Kerajinan, Konveksi, Olahan Pangan, Alat Perabotan, dll.
2.    Hasil Bumi, produk olahan, barang-barang konsumen, dll.
3.    Perbengkelan, salon, pembayaran kolektif, desain, percetakan/sablon, dll.
4.    Kelompok usaha, koperasi, arisan, iuran remaja, dll.
5.    Peternakan unggas, ikan, hewan peliharaan, dll.
6.    Tanaman pangan, palawija, tanaman hias, pembibitan, dll.

Kegiatan-kegiatan UEP umumnya didanai dari berbagai sumber pendanaan. Sumber atau pola pendanaan yang umum dilakukan antara lain :
1.    Bantuan dari pemerintah atau dinas terkait melalui paket bantuan stimulan, baik yang disertai dengan pelatihan teknis maupun tidak.
2.    Swadana anggota dan pengurus, dalam bentuk iuran maupun pinjaman.
3.    Penyisihan dari hasil usaha sebelumnya atau dana yang disisihkan dari sumber-sumber lain.
4.    Pinjaman perorangan, dari warga masyarakat, pengusaha atau sumber lain.
5.    Modal usaha yang diberikan oleh mitra, baik perorangan maupun perusahaan.

Agar Program UEP/KUBE dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran dan berkesinambungan, maka perlu diperhatikan 3 strategi utama yang harus dijalankan dalam mengelola program UEP dan KUBE, ke tiga strategi tersebut adalah:

A. PEMBERDAYAAN
1.    Peningkatan penyediaan infrastruktur dan jaringan pendukung;
2. Peningkatan dukungan melalui pendekatan pembinaan Sentra-sentra produksi/Klaster disertai dukungan penyediaan Infrastruktur yang memadai;
3.    Memprioritaskan Usaha Mikro/Sektor Informal dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi pedesaan, terutama di daerah tertinggal dan kantong-kantong kemiskinan;
4.    Memfasilitasi pelatihan Budaya Usaha dan Kewirausahaan serta bimbingan teknis manajemen usaha.

B. PEMBINAAN
1.    Mendorong terciptanya diversifikasi usaha yang kompetitif.
2.    Peningkatan kemampuan manajemen.
3.  Peningkatan dan perluasan jaringan pemasaran dan hubungan sinergitas antara Industri Kecil dengan Industri besar.

C. PENGEMBANGAN
1.  Peningkatan SDM dan Kelembagaan melalui Pendidikan Latihan Ketrampilan Usaha dan Manajemen Usaha;
2.    Penciptaan jaringan kerjasama dan kemitraan usaha yang didukung oleh Organisasi Masyarakat setempat, Swasta dan Perguruan Tinggi;
3.    Memperluas akses kepada sumber permodalan khususnya Perbankan dan Lembaga Permodalan Masyarakat lainnya.

Senin, 28 Maret 2011

Rapat Koordinasi Pengurus Karang Taruna Ngaliyan

Rapat koordinasi Panitia Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Ngaliyan kembali telah diadakan Hari minggu 27 Maret 2011, dalam pertemuan yang di pimpin oleh ketua Panitia Deddy Purhantoro, S.Kom dan didampingi oleh Masykur selaku Ketua Karang Taruna terpilih dan Abdul Rouf,S.Kom sebagai Sekretaris, bahwa Pelantikan Pengurus akan diadakan pada hari Minggu 3 April 2011 jam 10.00 di Aula Kantor Kecamatan Ngaliyan Semarang.

Kamis, 17 Februari 2011

Rapat Pembentukan Panitia


Ngaliyan, Sabtu tanggal 12 Pebruari 2011 di Aula Kantor Kecamatan Ngaliyan telah diadakan rapat pembentukan kepanitian Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Ngaliyan, dimana dalam rapat tersebut dihadiri oleh Kasos Kec. Ngaliyan Ahmad Fauzi, MM dan Tokoh Karang Taruna Sabar. Dalam rapat tersebut dihasilkan kepanitian dengan susunan sebagai berikut :

Ketua Panitia                : Deddy Purhantoro
Sekretaris                     : Abdullah Choiri
Bendahara                    : Sri Hartini

Sie Acara                     : Nuryeni
                                      Ipang S
                       
Sie Perlengkapan          : M. Pujianto
                                       Arief Rochman

Dengan terbentuknya kepanitian tersebut diharapkan bisa segera menyusun kebutuhan dan menjadwalkan waktu pelaksanaan Pelantikan Pengurus.

Rabu, 09 Februari 2011

Awas DEMAM BERDARAH Mengancam .... !!!!!!


Sudahkah anda melakukan piket bergilir dan memeriksa di lingkungan anda seminggu sekali

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More