This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 09 November 2010

Akibat Hujan Lebat di Wilayah Kelurahan Beringin Semarang







(Halim Perdana/smg )

PIK Remaja Kecamatan Ngaliyan

PIK Remaja Kecamatan Ngaliyan terbentuk, dipimpin oleh Bp. Azis dari kecamatan Ngaliyan dan dihadiri oleh beberapa remaja dari kelurahan di Aula Kecamatan Ngaliyan.
Agenda hari ini adalah Pembentukan pengurus sekaligus sosialisasi tentang dinamika remaja dan konseling terhadap remaja saat ini,  tepat pukul 10.00 wib 10 November 2010 kepengurusan sudah terbentuk, langkah selanjutnya adalah membentuk PIK remaja di tingkat Kelurahan - kelurahan kata Azis disela - sela acara.
Selain itu juga menyampaiakan, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) adalah suatu wadah kegiatan program PKBR yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. PIK Remaja adalah nama generik. Untuk menampung kebutuhan program PKBR dan menarik minat remaja datang ke PIK Remaja, nama generik ini dapat dikembangkan dengan nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan program dan selera remaja setempat.

Longsor dan Banjir Landa 8 Kecamatan di Semarang

Berdasar catatan Pemkot Semarang, hujan deras selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan 8 kecamatan dilanda longsor dan banjir. Belum ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut. Di Semarang Utara ada yang meninggal, tapi bukan karena bencana. Orang tua itu meninggal karena terpeleset," kata Kasi Humas Infokom Pemkot Semarang, Achyani kepada wartawan di Balaikota Semarang, Jl. Pemuda, Minggu (29/1/2006). Selain Semarang Utara, kecamatan lain yang dilanda bencana diantaranya, Semarang Timur, Gajah Mungkur, Banyumanik, Tembalang, Semarang Selatan, Ngaliyan, dan Pedurungan. Di kawasan tersebut, pemerintah telah mendirikan dapur umum untuk mengurangi masalah pascabencana. Achyani menyebutkan, akibat banjir di Semarang Utara, sedikitnya 4.400 jiwa jadi korban. Mereka tidak bisa melakukan aktifitas sebagaimana biasanya karena rumahnya tergenang air. Sebanyak 432 jiwa di Semarang Selatan, 15 KK di Gumpilsari, Tinjomoyo, Banyumanik, 15 KK di Gajah Mungkur dan 9 KK di Tembalang terancam kehilangan rumah karena tertimpa longsor. "Tapi longsornya tidak besar kok," kata Achyani. Achyani menjelaskan, longsor terparah terjadi di Gajah Mungkur yakni 30 titik dan empat kelurahan. Dari 30 titik itu, separuh diantaranya menimpa pemukiman. Kerugian di kawasan ini ditaksir sekitar Rp 160 juta. "Sebagian besar yang longsor adalah talud. Sebagian perbukitan dan jembatan. Kami masih terus mendata hingga kini," terangnya. Karena daerah bencana terhitung banyak, Walikota Semarang bekerja ekstra. Dia dan sejumlah pegawai Pemkot Semarang mengunjungi tiga tempat bencana, yakni Jl. Srikaton Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan, Perumahan Taman Beringin Asri yang tanggul dengan panjang 60 meter longsor, dan Perumahan Puri Ayodya. Sekadar diketahui, pada pukul 12.00 WIB, cuaca di Kota Semarang mulai cerah. Hujan atau gerimis juga sudah tidak turun lagi. Dan, menjelang sore sekitar pukul 15.00, sinar matahari kelihatan. Tiga hari sebelumnya, suasana seperti itu tak pernah ada karena mendung dan hujan deras

2 Rumah di Semarang Rusak Diterjang Luapan Sungai Silandak

Hujan deras membuat sungai Silandak Semarang meluap, Selasa (9/11/2010) petang. Dua rumah hanyut. Tak ada laporan korban jiwa.
Rumah yang rusak itu diketahui milik Sugeng dan Alif di Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan, Semarang. Rumah milik Sugeng rata dengan tanah. Sementara, rumah milik Alif rusak pada beberapa bagian.

Selain dua rumah tersebut, beberapa rumah lainnya juga terkena terjangan air dari sungai Silandak. Rusaknya tidak terlalu parah. Tapi hal itu sudah membuat warga kalang kabut.

Warga setempat, Amrozi, mengatakan, air datang begitu cepat. Kemungkinan, hal itu disebabkan aliran air dari hulu yang begitu berlimpah. Kebetulan, hujan sangat merata.

"Biasanya, tidak begini. Hujannya memang deras banget," katanya.

Kawasan ini tak jauh dari jalan utama Semarang-Kendal (Jakarta). Beruntung, luapan air segera surut, sehingga tak mengakibatkan kerusakan lebih parah.

Saat ini, warga setempat bekerja bakti. Mereka membersihkan sekitar rumah yang porak-poranda. Hujan deras mengguyur sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ini, gerimis masih tampak di beberapa kawasan.

Senin, 01 November 2010

Sosialisasi DBD Kecamatan Ngaliyan

Serangkaian kegiatan pencegahan dan penanggulangan untuk memtuskan rantai penularan penyakit DBD degnan cara melakukan pemberantasan nyamuk dan jentik nyamuk Aides aegypti yang merupakan tanggung jawab Pemda dan Masyarakat.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More